SEKILAS INFOSelamat Datang Di Website Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan

HARI KESEHATAN NASIONAL KE-50 TANGGAL 12 NOPEMBER 2014

Bookmark and Share
Sabtu, 11 Februari 2012 - 01:14:45 WIB » Diposting oleh : Administrator » Hits : 1890 » Kesehatan

Tahun ini kita memperingati tahun emas Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 Nopember 2014. Tema HKN ke-50 adalah "Indonesia Cinta Sehat", dengan subtema "Sehat Bangsaku, Sehat Negeriku"
Penetapan tanggal 12 Nopember sebagai Hari Kesehatan Nasional merupakan salah satu bentuk peringatan terhadap upaya kesehatan yang bersifat preventif dan promotif yang pertama kali dilakukan di negara ini. Pada waktu itu, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menginstruksikan Komando Pemberantasan Malaria dengan penyemprotan DDT untuk menyemprot sarang-sarang nyamuk di  Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu dalam perkembangannya, tanggal 12 Nopember ini kemudian setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional.
Dalam sambutan pada Hari Kesehatan Nasional ke-50, Menteri Kesehatan Prof.Dr.dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K),  menyatakan bahwa pemilihan tema tahun ini mempunyai makna penting yakni menjadikan budaya hidup sehat adalah bagian dari keseharian bangsa ini, disamping harapan bersama akan kondisi sehat untuk kita semua sebagai satu bangsa yang makin bermartabat. Beberapa hal penting dalam sambutan Menteri Kesehatan tersebut dapat kami sampaikan dibawah ini.
Agenda pembangunan kesehatan tahun 2015-2019 adalah mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang semakin mantap. Pengertian dasarnya adalah, setiap orang mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang terstandar, dilayani oleh tenaga kesehatan yang kompeten, menggunakan standar pelayanan, dengan biaya terjangkau serta mendapatkan informasi yang adekuat (memenuhi syarat, memadai) atas kebutuhan pelayanan kesehatannya.
Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kebersamaan pemahaman semua pemangku kepentingan, komitmen yang kuat dan kepemimpinan yang konsisten baik ditingkat nasional maupun ditingkat daerah. Karena sesungguhnya, pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. 

Walaupun pembangunan kesehatan semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun tidak dapat kita pungkiri bahwa ditengah meningkatnya penyebaran fasilitas kesehatan dan bertambahnya jumlah dan kompetensi tenaga kesehatan disemua jenjang fasilitas pelayanan kesehatan, distribusi obat yang semakin membaik, kita masih menghadapi  berbagai tantangan pembangunan kesehatan seperti tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, prevalensi gizi kurang dan stunting, beberapa jenis penyakit menular dan penyakit tidak menular tertentu. Disamping beberapa faktor determinan sosial yang belum bisa kita selesaikan semuanya, seperti penyediaan air bersih, sanitasi rumah tangga, ketahanan pangan, akses informasi dan pendidikan khususnya bagi perempuan, perilaku masyarakat terkait merokok, pola makan dan pola konsumsi. Diluar itu, berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan serta mobilitas penduduk sebagai dampak terbukanya akses antar negara memungkinkan berbagi jenis alat dan obat yang belum teruji dengan benar serta penyakit baru, muncul di Indonesia.
Pemerintah juga berusaha untuk menyediakan jaminan kesehatan bagi setiap warga dengan menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional sebagai satu kessatuan Sistem Kesehatan Nasional yang dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012. Dalam pelaksanaannya, mulai 1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional telah dilaksanakan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) bidang Kesehatan. Disamping kepesertaan mandiri, Pemerintah menyediakan Bantuan Iuran untuk seluruh masyarakat miskin serta secara bertahap menggabungkan semua sistem pembiayaan kesehatan dari daerah agar memenuhi asas-asas portabilitas dalam payung Jaminan Kesehatan Nasional dan Sistem Jaminan Sosial Nasional.
Dalam rangka mewujudkan visi pemerintahan periode 2014-2019 sejalan dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke-50, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian :
  1. Pembangunan kesehatan merupakan investasi negara, oleh karena itu orientasi pembangunan harus didorong pada aspek promotif dan preventif, tanpa melupakan aspek kuratif rehabilitatif;
  2. Sasaran pokok pembangunan kesehatan adalah ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, pasangan usia subur serta usia lanjut khususnya didaerah populasi tinggi, terpencil, perbatasan, kepulauan, dan rawan bencana;
  3. Keterlibatan aktif dari akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah sebagai tem work;
  4. Perubahan pola kepemimpinan dari pasif menjadi aktif, dari sifatnya directive menjadi colaborative,individualism menjadi team work, dan dari sifatnya serve menjadi care;
  5. Sinergitas pusat dan daerah, mencakup perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi sampai pada pertanggungjawaban serta pengadministrasian.

 

Berita Lainnya


Kepala Dinas Kesehatan

Ir. Nama Kadis
E-Gov
Link Website Luar
Jajak Pendapat

Bagaimanakan Pembanungan Infrastruktur Kesehatan di Kabupaten Katingan ?

  Biasa Saja
  Penting
  Sangat Penting
Statistik

046321

Pengunjung hari ini : 13
Total pengunjung : 15062
Hits hari ini : 53
Total Hits : 46321
Pengunjung Online : 370
Ip :
Browser :